75 Pesilat Terbaik PERSINAS ASAD Jambi Turun Gunung di Sarolangun Challenge 2026

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

75 Pesilat Terbaik PERSINAS ASAD Jambi Turun Gunung di Sarolangun Challenge 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 Last Updated 2026-10-16T12:20:10Z


Sarolangun – Perguruan Pencak Silat Nasional (PERSINAS) ASAD Provinsi Jambi mengirimkan 75 pesilat terbaiknya untuk berlaga dalam Kejuaraan Pencak Silat Sarolangun Challenge Tahun 2026. Kontingen tersebut terdiri atas pesilat dari berbagai kelompok usia, mulai dari usia dini hingga dewasa se-provinsi Jambi yang siap menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengharumkan nama perguruan di ajang kompetisi tingkat provinsi.


Kejuaraan yang memperebutkan Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, S.E., di Tenis Indoor GOR Sarolangun, Jumat (16/10/2026) pagi.



Dalam kejuaraan ini, kontingen PERSINAS ASAD Jambi didampingi dua koordinator pelatih, yakni Fatahdinu Mustaqim dan Ibnu Sholeh. Sementara itu, Fajarsyah dan Arif Safidin bertugas sebagai official yang mendukung kebutuhan serta kelancaran tim selama mengikuti pertandingan.


Menurut Fatahdinu, keikutsertaan 75 pesilat tersebut menjadi bagian dari upaya PERSINAS ASAD Jambi dalam membina atlet secara berjenjang, mulai dari kelompok usia dini hingga dewasa. Melalui kompetisi ini, para pesilat diharapkan memperoleh pengalaman bertanding, meningkatkan kemampuan teknik dan mental, serta mengembangkan semangat sportivitas.


“Kami mengirimkan 75 pesilat terbaik PERSINAS ASAD Jambi, mulai dari kelompok usia dini hingga dewasa. Keikutsertaan ini bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi sarana bagi para pesilat untuk menambah pengalaman bertanding, mengasah kemampuan, serta membentuk mental dan karakter yang kuat,” tegas Fatahdinu 


Ia menambahkan, kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur hasil latihan sekaligus meningkatkan kualitas teknik, kedisiplinan, dan sportivitas. Ia berharap seluruh pesilat dapat tampil maksimal, menjaga nama baik perguruan, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga untuk berkembang.


“Kami berharap anak-anak dapat bertanding dengan penuh semangat, percaya diri, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Apa pun hasilnya, proses dan pengalaman yang mereka dapatkan di kejuaraan ini sangat penting untuk pembinaan atlet ke depan. Mudah-mudahan dari ajang ini lahir pesilat-pesilat berprestasi yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.


Kejuaraan Sarolangun Challenge 2026 turut dihadiri perwakilan Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengprov IPSI) Jambi, Zulyadin, selaku Komisi Disiplin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sarolangun, Ketua KONI Sarolangun, Ketua IPSI Sarolangun, serta tim delegasi teknik dan perangkat pertandingan.


Sejumlah wasit dan juri internasional dari Bengkulu dan Sumatera Selatan juga dilibatkan. Mereka diutus oleh Pengurus Besar IPSI untuk membantu memastikan pelaksanaan pertandingan berjalan sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.


Dalam sambutannya, perwakilan Pengprov IPSI Jambi, Zulyadin, mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Ia berharap kompetisi ini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat nasional hingga internasional.


Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, S.E., juga menyampaikan bahwa kejuaraan pencak silat memiliki peran penting sebagai sarana pembinaan atlet sekaligus wadah untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.


Antusiasme peserta yang tinggi menjadi salah satu penanda besarnya minat terhadap olahraga pencak silat. Gerry berharap para atlet yang bertanding dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa nama baik daerah masing-masing ke tingkat yang lebih tinggi.


Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti sebanyak 678 peserta. Pertandingan mencakup sejumlah kelompok dan kategori, yakni 12 kelas prausia dini, 20 kelas usia dini, 16 kelas praremaja, 17 kelas prestasi, serta 15 kelas dewasa. Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sarolangun.


Bagi PERSINAS ASAD Jambi, keikutsertaan 75 pesilat dalam ajang ini menjadi kesempatan penting untuk mengukur hasil latihan, memperkuat mental kompetisi, serta menumbuhkan bibit-bibit atlet potensial sejak usia dini.


Dengan dukungan pelatih dan official, kontingen PERSINAS ASAD Jambi diharapkan mampu bertanding dengan penuh disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, dan meraih hasil terbaik dalam Sarolangun Challenge 2026.*(ARS).

×
Berita Terbaru Update