JAMBI.TrilogiNews – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat komitmennya dalam membangun infrastruktur digital, memperluas jangkauan jaringan, serta menghadirkan layanan internet berkualitas bagi masyarakat Indonesia. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Media Gathering 26th Anniversary Biznet yang berlangsung di Hotel Yellow Jambi, Jumat (16/10/2026), dengan dihadiri insan pers di Provinsi Jambi.
Dalam kegiatan tersebut, Senior Manager Biznet, Piscesco Heyziputra, memaparkan perjalanan perusahaan sejak berdiri pada 2000 hingga berbagai pengembangan infrastruktur dan teknologi digital yang dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era transformasi digital.
Piscesco menjelaskan, Biznet memulai perjalanannya pada 2000 sebagai penyedia layanan internet (Internet Service Provider). Setahun kemudian, Biznet membangun pusat data pertamanya. Perusahaan kemudian memperkenalkan teknologi Fiber to the Home pada 2007, meluncurkan Biznet Nusantara Cable System-1 (BNCS-1) pada 2024, serta mengembangkan infrastruktur dan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Pada 2026, Biznet juga mendirikan pusat AI pertamanya di Bali sebagai bagian dari langkah perusahaan dalam mendukung perkembangan teknologi dan kebutuhan digital yang semakin kompleks.
“Perjalanan 26 tahun Biznet bukan hanya tentang membangun jaringan, tetapi juga menghadirkan inovasi, konektivitas, aksesibilitas, peluang, dan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Piscesco.
Perkuat Konektivitas Antarpulau melalui BNCS-2
Lebih lanjut, Piscesco mengungkapkan bahwa Biznet terus memperkuat konektivitas antarpulau melalui pengembangan infrastruktur kabel laut. Setelah membangun, memiliki, dan mengoperasikan jaringan kabel laut BNCS-1 sejak 2024, Biznet kini melakukan persiapan pembangunan jaringan baru, yakni Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2).
Jaringan BNCS-2 direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Pulau Kalimantan, Sumenep di Pulau Madura, serta Pulau Bali.
Pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan internet di wilayah yang terhubung, sekaligus mendukung pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia.
“Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik dengan titik lainnya. Infrastruktur yang kami bangun, seperti Biznet Nusantara Cable System, diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur utama juga dibarengi dengan perluasan jaringan ke lebih banyak wilayah. Upaya tersebut dilakukan untuk menghadirkan konektivitas dengan kapasitas bandwidth yang semakin besar dan harga yang lebih terjangkau sehingga manfaat internet dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Saat ini, jaringan Biznet telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang.
Kembangkan MyBiznet dengan Teknologi AI
Tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan, Biznet juga terus meningkatkan pengalaman pelanggan melalui pengembangan aplikasi MyBiznet.
Menurut Piscesco, aplikasi tersebut dirancang untuk memudahkan pelanggan mengelola layanan, memperoleh informasi, menikmati berbagai promosi, hingga mengakses dukungan layanan pelanggan secara lebih cepat.
Seiring perkembangan teknologi digital dan AI, MyBiznet juga terus dikembangkan dengan pemanfaatan kecerdasan buatan agar pelanggan dapat memperoleh informasi serta solusi layanan yang lebih cepat, responsif, dan personal.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Biznet dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya mengandalkan kekuatan infrastruktur, tetapi juga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan.
Biznet Dorong Akses Internet dan Pelayanan Prima di Jambi
Sementara itu, Regional Manager Biznet, Made Marsha Bayu Kresna, menjelaskan bahwa Biznet juga memiliki program internet gratis bagi masyarakat di sekitar wilayah layanan sebagai salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap akses digital masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Tenang, Senang, Menang”, Biznet berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada para pengguna internet.
Made Marsha menegaskan, peringatan 26 tahun Biznet menjadi momentum untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat konektivitas. Semangat tersebut tercermin dalam pesan “26 Years: Building More Than Networks”, yang menekankan bahwa Biznet tidak hanya membangun jaringan, tetapi juga membangun inovasi, koneksi, aksesibilitas, peluang, dan pengalaman.
Ia berharap, ke depan Biznet dapat semakin memenuhi kebutuhan internet masyarakat Kota Jambi dan wilayah sekitarnya, seiring meningkatnya aktivitas digital di berbagai sektor kehidupan.
Selain memperluas jaringan, Biznet juga menaruh perhatian pada kualitas penanganan gangguan. Apabila pelanggan mengalami kendala koneksi internet, tim teknis Biznet akan menangani langsung permasalahan tersebut, bukan melalui vendor, sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan.
“Harapan kami, Biznet dapat terus memenuhi kebutuhan internet masyarakat Jambi dengan layanan yang berkualitas. Jika terjadi gangguan, tim Biznet siap menangani langsung sehingga pelanggan mendapatkan pelayanan yang prima,” jelas Made Marsha.
Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Kegiatan Media Gathering 26th Anniversary Biznet ini juga menjadi ruang silaturahmi dan komunikasi antara Biznet dengan insan pers di Jambi.
Melalui pertemuan tersebut, Biznet berharap hubungan baik dengan media dapat terus terjalin, sekaligus memperluas penyampaian informasi mengenai perkembangan infrastruktur digital, inovasi teknologi, dan berbagai upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan internet.
Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus berkembang melalui pembangunan infrastruktur, pemanfaatan teknologi AI, perluasan jangkauan jaringan, serta peningkatan pelayanan pelanggan demi mendukung pertumbuhan ekosistem digital Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi.

