Pasanggiri Putri PERSINAS ASAD Kerinci Diikuti Ratusan Peserta

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pasanggiri Putri PERSINAS ASAD Kerinci Diikuti Ratusan Peserta

Jumat, 09 Oktober 2026 Last Updated 2026-10-09T16:37:44Z


KERINCI – Ratusan peserta mengikuti Pasanggiri Putri tingkat Kabupaten Kerinci yang diselenggarakan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Perguruan Silat Nasional (PERSINAS) ASAD di Gedung Olahraga (GOR) Desa Mekar Jaya, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Minggu (4/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang unjuk bakat sekaligus upaya meningkatkan semangat berlatih, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap pencak silat.


Pasanggiri tersebut diikuti peserta dari lima kontingen, yakni Gunung Tujuh, Kayu Aro Zona Tengah, Kayu Aro Zona Timur, Kayu Aro Zona Barat, dan Gunung Raya. Kegiatan ini turut dihadiri Dewan Pembina PERSINAS ASAD Kabupaten Kerinci, jajaran pengurus PERSINAS ASAD Kabupaten Kerinci, dewan pembina dan ketua PERSINAS ASAD tingkat kecamatan, serta para pelatih dan pendekar sabuk merah se-Kabupaten Kerinci.



Kegiatan diawali dengan sambutan Dewan Pembina PERSINAS ASAD Kabupaten Kerinci, Ustaz Pardi Amir Ma'ruf. Dalam sambutannya, ia mengingatkan seluruh warga PERSINAS ASAD agar senantiasa menjaga kesehatan, salah satunya melalui latihan pencak silat secara rutin di padepokan masing-masing.


"Silat merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi diri kita. Dalam Al-Qur'an juga terdapat ajaran yang mendorong umat Islam untuk menjaga kesehatan. Dengan rutin berlatih PERSINAS ASAD, kita turut berupaya menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh," ujarnya.


Ia juga berpesan agar seluruh peserta meluruskan niat dalam mengikuti pasanggiri. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada hadiah atau kemenangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan diri dan penguatan komitmen terhadap organisasi. "Tujuan utama kita mengikuti pasanggiri ini jangan hanya untuk mencari hadiah. Niatkan kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan ketaatan dan komitmen kita terhadap pengurus PERSINAS ASAD, mulai dari tingkat pusat hingga padepokan," lanjutnya.


Sementara itu, Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Kerinci, Bonasip Sutrisno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan pasanggiri merupakan hasil kerja sama antara dewan pembina, pengurus, panitia, dan seluruh unsur yang terlibat. "Alhamdulillah, pasanggiri ini dapat terlaksana berkat dukungan semua pihak, baik dewan pembina, pengurus PERSINAS ASAD, maupun seluruh panitia yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan ini," ungkapnya.


Bonasip juga mengingatkan peserta agar bijak dalam menggunakan media sosial, khususnya ketika mengunggah dokumentasi kegiatan pasanggiri. Menurutnya, setiap unggahan perlu memperhatikan etika komunikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau menyinggung perguruan pencak silat lainnya. "Dalam mengunggah kegiatan PERSINAS ASAD, kita harus menjaga setiap kata yang ditulis. Jangan sampai unggahan kita menyinggung perguruan lain. Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu melestarikan warisan budaya Indonesia, yakni pencak silat," tegasnya. Ia turut mengimbau seluruh peserta agar mematuhi peraturan yang telah ditetapkan panitia, menjaga ketertiban, dan tetap berada di lokasi selama kegiatan berlangsung sesuai ketentuan.


Melalui penyelenggaraan Pasanggiri Putri tingkat Kabupaten Kerinci ini, PERSINAS ASAD berharap semangat berlatih dan kecintaan generasi muda terhadap pencak silat semakin meningkat. Selain menjadi wadah untuk menampilkan kemampuan, pasanggiri juga diharapkan mampu memperkuat karakter, kedisiplinan, sportivitas, serta persaudaraan antarwarga perguruan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa agar tetap berkembang dan diminati oleh generasi penerus di tengah perubahan zaman.*

×
Berita Terbaru Update