MAGELANG - Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Tanjung Jabung Barat Walidi, mengikuti Pelatihan Pertanian Organik Terpadu di Bayu Sehat Mandiri (BSM) Center, Desa Pandean, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Pelatihan berlangsung pada 19-24 September 2026.
Pelatihan ini bertujuan mencetak petani mandiri dengan pengetahuan teknologi pertanian bebas kimia. Selain itu, pelatihan juga menghasilkan produk pertanian sehat dan bahan pangan yang berkhasiat obat alami untuk membantu pemulihan penderita penyakit degeneratif.
"Your food is your medicine. Makanan adalah obat terbaik. Itulah prinsip yang kami pelajari di sini," ujar Walidi di sela-sela pelatihan. Ia menekankan bahwa pertanian sehat dapat menjadi solusi untuk berbagai masalah kesehatan.
Adapun materi pelatihan meliputi pemanfaatan limbah untuk pakan ternak dan pupuk. Peserta juga dibekali cara budidaya ternak ikan dan tanaman pangan secara organik dan terintegrasi dengan modal sekecil mungkin.
Materi lainnya adalah pembuatan pupuk organik super berdasarkan kebutuhan unsur hara tanaman. Pupuk ini memiliki dosis, kuantitas, dan kualitas yang setara dengan pupuk kimia. Selain itu, peserta juga dilatih membuat insektisida dan fungisida organik.
Walidi juga mempelajari pembuatan jamu herbal untuk ternak dan manusia. "Ini sangat bermanfaat, terutama untuk kesehatan hewan ternak dan keluarga petani," ujarnya. Terapi kesehatan juga menjadi salah satu materi yang dikuasai.
Setelah belajar selama empat hari, Walidi yang memiliki latar belakang pendidikan pertanian mampu menguasai seluruh materi pembekalan tersebut. Ia menyatakan kesiapannya menerapkan ilmu yang didapat.
"Alhamdulillah ilmu sudah dikuasai. Kita siap menjadikan Senkom Tanjabbar sebagai role model Pertanian Presisi," ujar Walidi. Ia berkomitmen meningkatkan hasil pertanian masyarakat demi tercapainya ketahanan pangan nasional.

