Kolaborasi BUMD, Akademisi, dan Bank Sampah Wujudkan Pengelolaan Sampah Modern

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kolaborasi BUMD, Akademisi, dan Bank Sampah Wujudkan Pengelolaan Sampah Modern

Senin, 08 Juni 2026 Last Updated 2026-06-08T13:49:17Z


JAMBI.TrilogiNews – Upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan terus digalakkan. Hal ini terlihat dari pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), praktisi bank sampah, hingga akademisi, pada Senin (8/6/2026) di Kantor BUMD Siginjai Sakti.


FGD tersebut menjadi langkah awal dalam mempersiapkan sistem pengelolaan sampah organik di Kota Jambi agar dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomis, seperti pelet dan pakan ternak. Program ini dirancang untuk dikelola secara kolaboratif antara BUMD, Bank Sampah, OPBM, serta masyarakat.



Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Direktur BUMD Siginjai Sakti Ardyansyah N, SH, Associate Professor Dr. Ade Oktarino, S.Kom., M.S.I, Founder Bank Sampah Yuda, Manager Operasional BUMD Sasli Rais, Kabag Administrasi BUMD Feni, serta Sekretaris Bank Sampah.


Direktur BUMD Siginjai Sakti, Ardyansyah, menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari tingkat masyarakat hingga mampu memberikan nilai tambah. Selain itu, program ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Pengelolaan sampah harus dimulai dari warga, sehingga tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Ade Oktarino memaparkan rancangan program Smart Waste Governance Kota Jambi 2026–2028. Ia menjelaskan bahwa sistem tersebut mengintegrasikan teknologi digital dengan partisipasi masyarakat untuk menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang cerdas, transparan, dan berkelanjutan.

“Fokus utama kita adalah mewujudkan circular economy yang nyata melalui sistem yang terukur dan akuntabel. Ini merupakan langkah konkret dalam mendukung visi Wali Kota Jambi menuju Kampung Bahagia dan kota yang bersih serta berkelanjutan,” jelasnya.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam pengelolaan sampah dengan semangat, “Pilah dari Rumah, Kelola untuk Masa Depan.”


Melalui FGD ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga Kota Jambi.

×
Berita Terbaru Update