Kota Jambi – Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup V Kota Jambi menjadi momentum penting dalam upaya menjaring bibit-bibit atlet pencak silat potensial yang dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi di tingkat nasional. Sebanyak 1.340 pesilat dari berbagai jenjang usia dan perguruan pencak silat ambil bagian dalam kejuaraan yang digelar di GOR Kota Baru, Kota Jambi, Jumat (30/10/2026).
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jambi, Pelda (Purn) H. Hasan Basri Harahap, turut menghadiri upacara pembukaan kejuaraan tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi sekaligus pembinaan atlet pencak silat di Kota Jambi.
Dalam kesempatan itu, Hasan Basri menyampaikan apresiasi kepada jajaran IPSI Kota Jambi atas terselenggaranya IPSI Cup V. Menurutnya, kejuaraan seperti ini memiliki peran strategis dalam membuka kesempatan bagi para pesilat untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi sarana menjaring atlet potensial.
"Terima kasih kepada Ketua IPSI Kota Jambi beserta seluruh jajaran atas terselenggaranya kegiatan ini. Kejuaraan ini merupakan salah satu ajang pencarian bibit-bibit atlet pencak silat Jambi yang nantinya diharapkan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya memperkuat pembinaan atlet sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2028.
Hasan Basri mengungkapkan, pada PON sebelumnya di Aceh dan Sumatera Utara, kontingen Jambi hanya dapat mengirimkan dua orang pesilat. Kondisi tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas atlet ke depan.
"Pada PON Aceh-Sumut lalu, kita hanya bisa mengirimkan dua orang pesilat. Kita berharap pada PON NTT 2028 mendatang, Jambi bisa mengirimkan lebih banyak atlet untuk berlaga di level nasional. Karena itu, pembinaan harus dimulai dari sekarang melalui kompetisi yang berkelanjutan," tegasnya.
Sementara itu, kejuaraan IPSI Cup V Kota Jambi secara resmi dibuka oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jambi, Antoni Karya Gumai. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian pertandingan.
Ketua KONI Kota Jambi, Antoni Karya Gumai, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup V dapat berlangsung dengan baik, lancar, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
"Kami berharap seluruh rangkaian pertandingan IPSI Cup V Kota Jambi dapat berjalan dengan baik, tertib, dan menjunjung tinggi kejujuran serta sportivitas. Menang dan kalah merupakan hal biasa dalam sebuah pertandingan, tetapi kejujuran dan sikap saling menghormati harus tetap menjadi hal utama," ujar Anton Gumai.
Ia juga berharap melalui kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet pencak silat potensial yang mampu mengukir prestasi, baik di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
"Melalui kompetisi ini, kita ingin melihat munculnya bibit-bibit atlet berprestasi yang nantinya dapat dibina dan dipersiapkan untuk membawa nama baik Kota Jambi. Kami berharap para pesilat dapat bertanding dengan penuh semangat, menjaga persaudaraan, serta menjadikan kejuaraan ini sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan," tambahnya.
Dengan diikuti sekitar 1.340 pesilat, IPSI Cup V Kota Jambi diharapkan menjadi wadah pembinaan, evaluasi kemampuan, sekaligus kesempatan bagi para atlet untuk mengukur hasil latihan mereka.
Melalui kompetisi yang berlangsung secara berkesinambungan, IPSI Jambi optimistis proses regenerasi atlet dapat berjalan lebih baik. Harapannya, semakin banyak pesilat potensial yang muncul dan siap memperkuat kontingen Jambi pada ajang olahraga tingkat nasional, termasuk PON 2028 di Nusa Tenggara Timur.




