Kobarkan Semangat Bela Diri, Generus ASAD Pinang Merah Gelar Latihan Gabungan Jelang Pasanggiri dan UKT

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kobarkan Semangat Bela Diri, Generus ASAD Pinang Merah Gelar Latihan Gabungan Jelang Pasanggiri dan UKT

Kamis, 02 Juli 2026 Last Updated 2026-07-02T15:14:43Z
Merangin – Semangat persaudaraan dan jiwa ksatria terasa begitu kental di Padepokan PERSINAS ASAD Desa Pinang Merah B1, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, pada Kamis (2/7/2026). Puluhan generasi penerus (Generus) ASAD mengikuti latihan gabungan yang digelar pengurus setempat dengan tujuan utama mempererat tali silaturahmi sekaligus mematangkan teknik menjelang Ujian Kenaikan Tingkat (UKT).

Kegiatan yang berlangsung pagi hari ini diikuti oleh peserta dari berbagai tingkatan usia. Tidak hanya berfokus pada jurus dan kuda-kuda, latihan kali ini juga dirancang sebagai ajang bertukar pengalaman antar pesilat. Suasana tampak dinamis ketika para peserta secara bergantian memperagakan jurus andalan mereka di bawah terik matahari, ditemani alunan musik tradisional yang mengiringi setiap gerakan.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pembina Padepokan, H. Suyatno dan Heri Widodo. Pada kesempatan itu, H. Suyatno menyampaikan bahwa kegiatan rutin ini merupakan wujud komitmen PERSINAS ASAD dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga berakhlak mulia.

"Harapan besar kami, melalui latihan gabungan ini, kita mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama Merangin. Selain itu, kami juga ingin membentuk karakter disiplin dan bermental ksatria pada diri Generus. Ini adalah salah satu cara kita melestarikan budaya bela diri asli Indonesia di tengah gempuran budaya asing," ujar H. Suyatno dengan penuh semangat saat ditemui di sela-sela sesi istirahat.

Sementara itu, Pelatih Arif Abdurrohman yang turun langsung memimpin sesi pemanasan dan teknik dasar mengungkapkan bahwa latihan gabungan kali ini memiliki porsi khusus untuk menguji kesiapan mental. Menurutnya, mental baja adalah kunci utama seorang pesilat saat menghadapi ujian atau pertarungan sesungguhnya.

"Kami fokus pada penggabungan teknik dan mental. Di sini mereka tidak hanya diajari cara menyerang dan bertahan, tetapi juga bagaimana mengontrol emosi dan mengambil keputusan cepat. Ini sangat penting terutama bagi mereka yang akan menghadapi UKT dalam waktu dekat," jelas Arif.

Antusiasme peserta pun terlihat jelas. Salah satu peserta bernama Faiz mengaku sangat menikmati rangkaian kegiatan yang digelar hari ini. Menurutnya, momen ini adalah kesempatan emas untuk belajar dari kakak-kakak tingkat dan saling mengenal satu sama lain di luar arena pertandingan.

"Kami sangat semangat sekali mengikuti acara ini. Rasanya beda banget ketemu teman-teman dari padepokan lain dalam satu wadah. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan terus menerus, karena selain bisa menambah ilmu, kita juga jadi lebih akrab dan saling bersilaturahmi," ujar Faiz dengan wajah sumringah.

Dengan berakhirnya latihan gabungan ini, diharapkan seluruh Generus ASAD Pinang Merah dapat membawa bekal ilmu dan pengalaman yang didapat untuk menjadi pesilat yang lebih baik lagi, serta siap menghadapi tantangan UKT yang akan datang.*
×
Berita Terbaru Update