Sarolangun, 20/6 – Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat modern, penguatan institusi keluarga dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial dan mencetak generasi unggul di masa depan. Hal tersebut disampaikan oleh Ust. H. Yaskur Amin dalam pengajian bertema “Indahnya Hidup Rukun dalam Kehidupan Berumah Tangga” yang berlangsung di Masjid Al Ikhlas, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (20/6).
Kegiatan keagamaan yang dihadiri ratusan jamaah tersebut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Dalam tausiahnya, Ust. H. Yaskur Amin menegaskan bahwa keharmonisan rumah tangga bukan hanya menjadi kebutuhan pribadi setiap keluarga, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap ketahanan masyarakat dan pembangunan bangsa.
Menurutnya, keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak-anak dalam membentuk karakter, akhlak, dan nilai-nilai kehidupan. Oleh karena itu, hubungan yang harmonis antara suami dan istri harus terus dijaga melalui komunikasi yang baik, saling menghargai, saling memahami, serta mengedepankan ajaran agama dalam setiap aspek kehidupan.
“Rumah tangga yang rukun adalah pondasi lahirnya masyarakat yang kuat. Ketika suami dan istri mampu menjalankan hak dan kewajibannya dengan baik, maka akan tercipta suasana penuh kasih sayang, ketenangan, dan keberkahan. Dari keluarga yang harmonis akan lahir generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” ujar Ust. H. Yaskur Amin.
Ia juga mengingatkan bahwa berbagai persoalan yang muncul dalam kehidupan keluarga hendaknya diselesaikan melalui musyawarah, kesabaran, dan sikap saling memaafkan. Menurutnya, egoisme dan kurangnya komunikasi menjadi faktor yang kerap memicu keretakan dalam rumah tangga.
Lebih lanjut, Ust. H. Yaskur Amin mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan rumah sebagai tempat yang nyaman bagi seluruh anggota keluarga, sekaligus sebagai pusat pembinaan agama yang mampu membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif perkembangan zaman.
“Ketika rumah dipenuhi dengan ibadah, ilmu agama, kasih sayang, dan akhlak yang baik, maka keluarga akan menjadi benteng yang kokoh menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” tambahnya.
Pengajian tersebut mendapat sambutan positif dari para jamaah yang hadir. Mereka menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi kehidupan saat ini yang membutuhkan penguatan nilai-nilai kekeluargaan dan keagamaan.
Sementara itu, Ketua PC LDII Kecamatan Singkut, Kusnan, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas tausiah yang diberikan. Menurutnya, pesan-pesan yang disampaikan Ust. H. Yaskur Amin menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan keluarga sebagai pondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kami mengucapkan terima kasih atas nasihat dan ilmu yang telah disampaikan. Materi tentang kerukunan rumah tangga sangat strategis karena keluarga merupakan unit terkecil yang menentukan kualitas masyarakat. Apabila keluarga-keluarga di Indonesia hidup rukun, damai, dan penuh kasih sayang, maka akan lahir masyarakat yang harmonis, produktif, serta memiliki karakter kebangsaan yang kuat,” ujar Kusnan.
Ia menambahkan bahwa LDII terus berkomitmen membangun sumber daya manusia yang profesional religius melalui pembinaan akhlak, pendidikan agama, serta penguatan delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kualitas kehidupan keluarga, serta membangun generasi penerus yang berkarakter luhur, mandiri, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Ikhlas tersebut ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh keluarga kaum muslimin senantiasa diberikan kerukunan, kesehatan, keberkahan, serta kekuatan dalam menjalankan kehidupan berumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
