Semarak Hari Jadi Klaten ke-222, Festival Pencak Silat PERSINAS ASAD Perkuat Pelestarian Budaya dan Pembinaan Generasi Muda

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Semarak Hari Jadi Klaten ke-222, Festival Pencak Silat PERSINAS ASAD Perkuat Pelestarian Budaya dan Pembinaan Generasi Muda

Minggu, 21 Juni 2026 Last Updated 2026-06-21T12:09:15Z


Klaten - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222, PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten menggelar Festival Pencak Silat di Gedung Serbaguna Sawahan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Minggu (21/6). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya bangsa sekaligus membina generasi muda yang berkarakter luhur.


Mengusung tema *"Berjiwa Besar Menjadi Pendekar, Berbudi Luhur Nasihat Leluhur"*, festival diikuti 288 pesilat muda yang berasal dari delapan Penggerak Pembina ASAD (PPA) mewakili 26 Pengurus Kecamatan (Pengcam) PERSINAS ASAD se-Kabupaten Klaten.


Acara dihadiri Dewan Pembina PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten H. Suratno, H. Arif, dan H. Yatimin, Sesepuh PERSINAS ASAD Mbah Walijo, Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten Fathul Minan, Sekretaris Agus Sunardo, serta Ketua Panitia Nur Cholis.


Kehadiran Mbah Walijo memberikan warna tersendiri dalam festival tersebut. Para pesilat cilik tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Sosok sesepuh yang menjadi panutan warga PERSINAS ASAD itu turut memberikan motivasi kepada para peserta untuk terus berlatih dan menjaga nilai-nilai luhur pencak silat.




Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten Fathul Minan mengatakan momentum Hari Jadi Kabupaten Klaten menjadi sarana yang tepat untuk menanamkan semangat berprestasi kepada generasi muda melalui olahraga pencak silat.


"Adik-adik pesilat harus terus berlatih dengan tekun dan disiplin. Kami berharap lahir pesilat-pesilat berprestasi yang mampu mengikuti jejak senior-seniornya, seperti Khoirudin Mustakim dari Jurang Kajong, Klaten, yang telah berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional," ujarnya.


Sementara itu, Sekretaris PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten Agus Sunardo menjelaskan bahwa festival tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media pembentukan karakter generasi penerus.


Menurutnya, pembinaan di PERSINAS ASAD berorientasi pada penguatan 29 karakter luhur yang menjadi bekal generasi muda agar memiliki akhlak mulia, semangat juang, dan rasa tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.



"Festival ini merupakan agenda rutin Pengkab PERSINAS ASAD Klaten sebagai bagian dari program pembibitan pesilat sekaligus persiapan menghadapi Festival Pencak Silat IPSI dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222. Pelaksanaannya digilir di berbagai kecamatan, dan tahun ini diselenggarakan di Sawahan, Juwiring," katanya.


Ia menambahkan, pembinaan pesilat dilakukan melalui kurikulum Penggerak Pembina ASAD (PPA) yang diselaraskan dengan kurikulum Penggerak Pembina Generus (PPG), sehingga peserta tidak hanya dibekali kemampuan bela diri, tetapi juga nilai-nilai keagamaan, akhlak mulia, kemandirian, dan kepemimpinan.


Adapun kategori yang diperlombakan meliputi Tapak Tiga, Salam PERSINAS ASAD, Seni Tunggal Putra dan Putri tingkat SD, serta Tapak Dua, Jurus PERSINAS ASAD 1-3, dan Seni Tunggal tingkat SMP.


Melalui Festival Pencak Silat PERSINAS ASAD ini, semangat Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222 tidak hanya diwujudkan dalam perayaan seremonial, tetapi juga melalui pembinaan generasi muda yang berprestasi, berbudaya, dan berkarakter luhur sebagai penerus pembangunan daerah. (Humas ASAD Jateng)

×
Berita Terbaru Update