Kota Jambi – Pengurus Perguruan Pencak Silat Nasional ASAD (PERSINAS ASAD) Kota Jambi menggelar musyawarah penting di Padepokan Muhajir, Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Rabu (3/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas evaluasi sekaligus peningkatan intensitas latihan beladiri di tengah habisnya masa kepengurusan saat ini.
Musyawarah yang berlangsung sejak pukul 20:15 WIB itu dihadiri langsung Dewan Pembina PERSINAS ASAD Kota Jambi, H. Sukat, Ketua Qurota Akyun, Sekretaris Muhaimin, Bendahara Rahmat Sidi Mukhtar, serta jajaran pengurus lainnya. Dalam sambutannya, Qurota Akyun melaporkan bahwa masa jabatannya bersama tim akan berakhir pada pertengahan Juni 2026.
"Ini menjadi momentum evaluasi. Sebelum kita tertibkan warga ASAD dalam berlatih, para pelatih di setiap padepokan harus lebih dulu disiapkan, baik teori maupun aplikasi teknik beladiri. Sehingga saat latihan di padepokan bisa berjalan maksimal," ujar Akyun.
Dewan Pembina, H. Sukat, turut memberikan arahan agar pengurus baru nantinya mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dengan program latihan yang lebih terstruktur. Menurutnya, kesiapan pelatih adalah kunci utama mencetak kader-kader ASAD yang tangguh dan berkarakter.
Salah satu peserta musyawarah, Fauzan, mengaku kegiatan ini sangat berarti bagi kemajuan beladiri ASAD di Kota Jambi. "Musyawarah ini sangat penting untuk evaluasi kegiatan di padepokan masing-masing. Kami jadi tahu mana yang perlu dibenahi, terutama dari sisi teknik dan kedisiplinan latihan," tuturnya dengan antusias.
Musyawarah ditutup dengan kesepakatan untuk membentuk tim persiapan regenerasi kepengurusan serta jadwal uji coba peningkatan intensitas latihan di seluruh padepokan lingkungan PERSINAS ASAD Kota Jambi.
Para warga berharap, organisasi ke depan semakin solid dan mampu melahirkan pendekar-pendekar yang tidak hanya terampil, tetapi juga berbudi pekerti luhur.*(ARS).

