Jambi – Dalam upaya memperkuat solidaritas lintas instansi dan organisasi kemasyarakatan, Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi pada Senin (25/5/2026) sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai itu diikuti ribuan peserta dari berbagai elemen, termasuk pengurus dan pesilat muda Perguruan Pencak Silat Silat Nasional (PERSINAS) ASAD Jambi.
Apel dipimpin langsung Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno Siregar. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa deklarasi Sabuk Kamtibmas bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis menyatukan kekuatan TNI, Polri, pemerintah, pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga seluruh lapisan masyarakat.
“Keamanan adalah faktor utama dalam menjamin keberlangsungan pembangunan dan perekonomian. Pembangunan tidak akan berjalan maksimal apabila situasi tidak aman dan tidak kondusif,” tegas Irjen Krisno di hadapan peserta.
Ditempat yang sama, Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, H. Wahyudi, SE, turut hadir bersama pesilat muda berbaju serba hijau ciri khas mereka. Saat dimintai keterangan, H. Wahyudi mengungkapkan harapannya agar kegiatan serupa rutin digelar.
“Kami berharap apel kebangsaan ini menjadi cikal bakal eratnya silaturahmi antar organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah daerah. Dengan komunikasi yang baik, tercipta kamtibmas yang kondusif. Pesilat muda juga perlu paham bahwa bela diri bukan hanya untuk kejuaraan, tapi juga untuk menjaga persatuan,” ujarnya saat dihubungi media.
Suasana pagi itu tampak khidmat sekaligus meriah. Pasukan gabungan menunjukkan kompaknya barisan, sebagai bentuk kesiapan menjadi mitra keamanan.
Polda Jambi menargetkan melalui apel ini, sinergi antara polisi dan masyarakat sipil, khususnya organisasi kepemudaan dan olahraga, semakin kokoh demi menjaga Jambi sebagai daerah yang aman dan damai menjelang tahun politik 2026–2027.

